Jumlah Laporan Pengaduan Perempuan Korban Kekerasan di Kota Bima

Jumlah Laporan Pengaduan Perempuan Korban Kekerasan di Kota Bima adalah dataset yang memuat informasi mengenai jumlah kasus atau laporan pengaduan yang diajukan oleh perempuan korban kekerasan di wilayah Kota Bima dalam periode waktu tertentu. Dataset ini mencerminkan tingkat kejadian serta kecenderungan pelaporan kasus kekerasan terhadap perempuan, baik kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun bentuk kekerasan lainnya, yang ditangani oleh instansi terkait seperti dinas pemberdayaan perempuan, kepolisian, atau lembaga layanan korban.

Dalam dataset ini Jumlah laporan pengaduan perempuan korban kekerasan adalah indikator penting untuk memahami prevalensi dan respons terhadap kekerasan berbasis gender. Data ini sering kali dikumpulkan oleh lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan badan internasional.

Faktor Penyebab :

  1. Normalisasi Kekerasan: Dalam beberapa budaya, kekerasan terhadap perempuan masih dianggap normal, sehingga banyak kasus tidak dilaporkan.

  2. Ketidakpercayaan pada Sistem Peradilan: Banyak perempuan merasa tidak ada jaminan keamanan atau keadilan jika mereka melapor.

  3. Stigma Sosial: Stigma yang melekat pada korban kekerasan sering kali menghalangi mereka untuk melapor.

Variabel-variabel data dalam datasheet ini meliputi :

  1. KODE WILAYAH : Variabel dengan type data numerik, merupakan kode numerik untuk wilayah Kota Bima dan lingkup wilayah dibawahnya, sesuai dengan ketentuan BPS yang merujuk pada Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 3 Tahun 2019.

  2. NAMA WILAYAH : Type data teks, merupakan nama wilayah tempat populasi atau data berasal.

  3. JUMLAH LAPORAN PENGADUAN : variabel dengan type data Numerik, yang menyatakanbanyaknya laporan atau pengaduan resmi yang diterima dan dicatat oleh instansi terkait dalam periode waktu tertentu, khususnya yang berkaitan dengan kasus perempuan korban kekerasan di Kota Bima. Variabel ini digunakan untuk menggambarkan tingkat pelaporan kasus, intensitas kejadian, serta respons masyarakat dalam melaporkan tindak kekerasan, sehingga dapat menjadi indikator penting dalam evaluasi kebijakan perlindungan perempuan dan efektivitas sistem layanan pengaduan.

  4. SUDAH DITINDAKLANJUT : variabel dengan type data Numerik, yang menyatakan jumlah atau status laporan pengaduan yang telah memperoleh penanganan atau tindak lanjut dari instansi berwenang sesuai dengan prosedur yang berlaku. Variabel ini menggambarkan sejauh mana laporan yang masuk telah diproses, baik melalui tahapan verifikasi, pendampingan korban, mediasi, rujukan layanan, maupun proses hukum, sehingga mencerminkan tingkat responsivitas dan kinerja sistem penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan.

  5. BELUM DITINDAKLANJUT : variabel dengan type data Numerik, yang menyatakan jjumlah atau status laporan pengaduan yang telah diterima namun belum memperoleh penanganan atau tindak lanjut dari instansi berwenang pada periode waktu tertentu. Variabel ini menggambarkan adanya laporan yang masih menunggu proses, baik karena kendala administratif, keterbatasan sumber daya, maupun alasan teknis lainnya, serta dapat digunakan sebagai indikator backlog penanganan dan efektivitas sistem layanan pengaduan kasus kekerasan terhadap perempuan.

Data and Resources

Additional Info

Field Value
Author Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Maintainer sektoral4
Last Updated January 13, 2026, 12:47 (+0800)
Created September 24, 2024, 10:46 (+0800)
Sumber Data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak